BANDREK DAN BAJIGUR

Bajigur adalah minuman khas Indonesia dari daerah Jawa Barat. Minuman ini biasa dijual dengan menggunakan gerobak yang menyertakan kompor sebab minuman ini lebih enak bila diminum dalam keadaan hangat. Bajigur sering diminum pada sore hari apalagi di hari yang hujan. Makanan yang sering dihidangkan bersama bajigur adalah pisang rebus dan kacang rebus.

Bandrék adalah minuman tradisional orang Sunda dari Jawa Barat, Indonesia yang dikonsumsi untuk menaikkan kehangatan tubuh. Minuman ini biasanya dihidangkan pada cuaca dingin, seperti di kala hujan ataupun malam hari. Bahan dasar bandrék yang paling penting adalah jahe dan gula merah, tapi daerah-daerah tertentu menambahkan rempah-rempah tersendiri untuk memperkuat efek hangat yang diberikan bandrék, seperti serai, merica, pandan, telur ayam kampung, dan sebagainya. Susu juga dapat ditambahkan tergantung dari selera penyajian. Banyak orang Indonesia percaya bahwa bandrék dapat menyembuhkan penyakit ringan seperti sakit tenggorokan. Ada juga bandrék yang dikhususkan untuk orang dewasa karena efek panasnya.

Kepopuleran bandrék di Indonesia telah membuat minuman ini tersedia di pasaran dalam kemasan bubuk instan berbagai merk. Tidak jarang versi instan ini dikombinasikan dengan kopi dalam kemasan tersebut.

Selain dijual berkeliling, bandrek dan bajigur bisa Anda temukan di pusat jajanan, Jl. Cisangkuy. Pemiliknya adalah Hj. Siti Maemunah. Usia warungnya tidak main-main. Sudah 42 tahun! “Tapi pindah ke sini, sih, baru tahun 1994. Sebelumn ya di jl. W.R. Supratman,” cetus Dedeh sang penerus.
Biasanya para pelanggan menikmatinya bersama aneka gorengan seperti gehu (tahu goreng isi tauge), pisang goreng, nangka goreng, dan nanas goreng yang dijual.
Warung Dedeh buka sejak jam 6 sore hingga jam 12 malam. Selama itu ia mampu menjual 300-400 gelas bandrek dan bajigur. “Kalau malam minggu bisa lebih banyak lagi,” jelas Dadah yang kini dibantu 5 orang karyawan, termasuk mengurus cabang bandreknya di MM Dago.

,

  1. #1 by ronanusantara on 22 Oktober 2010 - 21:54

    wah sudah 42 tahun! sangat luar biasa. Salut untuk Siti Maemunah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: