Sumber Air Cipanas (Garut)

Pemandian air panas Cipanas ini terletak di desa Sukamulya kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut Propinsi Jawa Barat dengan koordinat 7°12,952’S 107°54,842’E. Pemandian air panas ini terletak di tanah pribadi milik dan dikelola oleh Bpk Agus dimana airnya berasal dari sumber mata air panas yang keluar dari tanah milik Bpk. Agus. Pemandian air panas ini sudah dibuka untuk umum sejak tahun 1980-an dan tidak ada pungutan biaya, tetapi sejak pertengahan 1990-an pemandian air panas ini sudah menetapkan harga masuk sebesar Rp 500,-  Pengunjung yang datang biasanya untuk berendam dan berobat, karena pamandian air panas ini dipercaya mempunyai khasiat untuk mengobati penyakit reumatik dan penyakit kulit pada umumnya. Suasana di tempat pemandian air panas ini kurang nyaman karena kurangnya vegetasi peneduh dan keterbatasan pengelolaan. Hal ini dikarenakan belum ada campur tangan pihak lain dalam mengelola pemandian air panas ini. Pemandian air panas ini beroperasi dari pukul 06.00-21.00.
    Pemandian air panas Cipanas ini berupa kolam pemandian terbuka (outdoor) berukuran 98 m2. Untuk sementara ini fasilitas yang tersedia di pemandian air panas Cipanas ini yaitu ruang ganti  pakaian dan tempat bilas dengan kondisi bangunan non permanen dengan tingkat kebersihan yang cukup. Jumlah tenaga kerja yang terdapat di pemandian air panas ini berjumlah 3 orang. Dari pemandian air panas ini pengunjung dapat menikmati pemandangan berupa perbukitan. Jalan akses menuju pemandian air panas ini dari jalan kecamatan sejauh  3 Km dalam kondisi yang kurang baik diikarenakan lapisan permukaan jalan ini tanah liat dan batuan yang cukup besar, sehingga menyulitkan pengunjung untuk datang ke pemandian air panas ini. Kendaraan yang dapat dipakai untuk menuju kawasan ini yaitu motor dan mobil pribadi. Untuk menuju kawasan ini juga tersedia sarana transporasi mini bus jurusan Garut Bungbulang , ojeg (dari depan pintu masuk). Sumber air besih di kawasan ini berasal dari mata air dengan kualitas air yang jernih, rasa yang tawar dan bau air yang normal. Sistem pembuangan limbah di Kawasan ini melalui septic tank. Sejauh ini wisatawan yang datang berkunjung hanya berasal dari wisatawan Nusantara seperti Garut, Cirebon, Jakarta dan Bandung.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

http://disparbud.jabarprov.go.id/


  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: