Posts Tagged sumedang

Upacara Adat Ngalaksa ( Sumedang )

Setiap musim panen kita bisa melihat tarian Rengkong pada event upacara adat Ngalaksa yang diiringi dengan tarian tradisional Ngalaksa yang diadakan setiap bulan Juni. Upacara adat Ngalaksa adalah sejenis upacara membawa padi ke lumbung, rengkong adalah sebuah gandar untuk membawa beras yang berlubang. Di dalam tarian rengkong gandar dibawa oleh orang-orang sambil berjalan menari ke lumbung padi.

Saat orang-orang berjalan menuju lumbung padi, lubang yang ada di dalam gandar menghasilkan bunyi musik yang memiliki ritme yang sama dengan orang yang berjalan mengikuti upacara tersebut. Masyarakat Rancakalong menggelar upacara adat Ngalaksa ini selama 1 minggu tanpa henti dengan diiringi seni tradisional tarawangsa. Baca entri selengkapnya »

Iklan

, , ,

1 Komentar

Kampung Toga ( Sumedang )

Latar Belakang Kawasan Wisata Kampung Toga

Bagaimana cara membedah daerah gersang dan kurang produktif yang berada disekitar lereng perbukitan daerah Kabupaten Sumedang Jawa Barat untuk dijadikan Kawasan Wisata? Itulah awal gagasan yang terbesit dan tersirat pada tahun 1997 oleh seorang yang bernama Syamsudin., Drs., gelar kesarjanaannya didapat dari Uninus Bandung jurusan Ekonomi Pembangunan yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil selama 10 tahun dan tinggal di Sumedang, dirasakan masih sangat kurang adanya obyek wisata untuk dapat menarik pengunjung secara massal dalam satu tempat dengan segala fasilitas yang lengkap demi kepuasan para pengunjung. Baca entri selengkapnya »

, , ,

2 Komentar

Kuda Renggong ( Sumedang )

Kuda Renggong merupakan salah satu seni pertunjukan rakyat yang berasal dari Sumedang. Kata “renggong” di dalam kesenian ini merupakan metatesis dari kata ronggeng yaitu kamonesan (bahasa Sunda untuk “ketrampilan”) cara berjalan kuda yang telah dilatih untuk menari mengikuti irama musik terutama kendang, yang biasanya dipakai sebagai media tunggangan dalam arak-arakan anak sunat. Baca entri selengkapnya »

, , , ,

Tinggalkan komentar

Monumen Lingga (Sumedang)

Di tengah-tengah alun-alun Kota Sumedang terdapat monumen yang disebut Monumen Lingga. Secara astronomis terletak pada koordinat 06º51’11” LS dan 107º55’19” BT. Alun-alun tersebut tidak ubahnya taman di tengah kota. Kalau pada masa lampau alun-alun berupa tanah lapang yang ditumbuhi rumpu dan pohon beringin di sekelilingnya, alun-alun Kota Sumedang merupakan areal berdenah segi empat dan dilengkapi dengan pohon-pohon besar, kursi, dan area kosong. Di sekitarnya terdapat beberapa bangunan yang penting, antara lain kompleks pendopo Kabupaten Sumedang di sebelah selatan, Masjid Agung Sumedang di sebelah barat, penjara di sebelah timur, dan Gedung DPRD di sebelah utara.   Baca entri selengkapnya »

, , , ,

Tinggalkan komentar

Cipanas Cileungsing Buahdua

Pemandian air panas Cileungsing Buahdua Sumedang terletak di desa Cilangkap Kec. Buahdua Kab. Sumedang. Pemandian air panas Cileungsing sering disebut Cipanas Cileungsing Buahdua. Cipanas Cileungsing berada di kaki gunung Tampomas sebelah utara kota Sumedang.

Di daerah tersebut banyak sekali muncul air panas lebih dari 10 titik, tetapi yang letaknya dipinggir jalan dan debit airnya yang cukup tinggi yaitu Cipanas Cileungsing Buahdua dan Cipanas Conggeang. Beda dengan pada umumnya pemandian air panas, Cipanas Cileungsing debit airnya +/-50 liter perdetik dan rasanya panas sekali. Panasnya panas asli bukan panas buatan dan terbukti dengan bau belerang yang cukup tinggi sehingga banyak sekali pengunjung yang datang untuk mengobati sakit kulit dan reumatik Baca entri selengkapnya »

, , ,

1 Komentar